Posts filed under 'Yunita Photos'

Yunita 2007

Inilah wajah yunita di January 2007 yang tembem


2 comments March 12, 2007

Zamane Durung Rabi

Foto-fotoku ini membuatku ketawa-ketiwi sendiri … ada yg kelihatan lugu, belagu, ndeso, lucu dan mungkin antik. Sebenarnya masih banyak foto-foto masa kecil seperti foto lomba busana tradisional waktu umur 9 th, foto menari di pentas sekolah dan foto-foto sama keluarga waktu masih kecil dimana aku adalah cewek item dengan rambut merah persis anak pantai dan julukanku adalah ‘londo gosong’ …. tapi foto-foto itu masih ada di rumah ortu dan masih belum sempat ngambil jadi yang kupasang ini hanya beberapa saja yang mewakili keantikanku ( antik not cantik ) tempoe doeloe. Pics yang paling bawah sebagai penampakanku menjelang pernikahan dengan kang mas david dengan rambut yang mulai panjang lagi.


4 comments February 21, 2007

Kuala Lumpur

Fotonya tak jauhin coz aku juuueelek banget…… soalnya lagi sabar manjangin rambut yang habis gundul dan berat badanku naik 3 kiloan yang bikin wajahku persis lapangan sepak bola. Eh… David malah kenalnya aku waktu rupaku sedemikian rupa, katanya dia ” Looks are not important when it comes to love “….. sweet banget semoga bukan gombal mukio ^/^

Malaysia negara terbaru yang aku kunjungi dan itupun karena diajak temannya David untuk merayakan tahun baru 2005 … ini berarti 8 bulan sebelum menikah. Di Malaysia inilah aku ketemu sama adiknya Sultan Hasanal Bolkiah karena dikenalin sama temannya David yang masih keluarga kesultanan di Selangor yang namanya Haji Hasyim. Selama di Malaysia aku, David dan teman-temannya mengunjungi tempat-tempat nostalgianya David… maklum David beberapa tahun sebelumnya pernah tinggal di Kuala Lumpur.Kuala lumpur mungkin not my cup of tea…. tidak ada sesuatu yang membuatku jatuh cinta disana seperti aku yang tidak pernah jatuh cinta sama Jakarta.


Add comment February 21, 2007

China & Macau

Kepergianku untuk ke Macau bukanlah untuk berjudi tetapi cuman mau nonton Formula 3 waktu itu. Macau agak berbeda dengan China daratan ataupun Hongkong Island walaupun sama-sama mayoritas penduduknya cina. Sebenarnya Macau lebih dekat kalo kita tempuh dari Hongkong tetapi karena waktu itu aku kebetulan ada kerjaan di Guangzhou … yah akhirnya aku putuskan untuk lewat Zuhai saja. Layanan imigrasi di border crossing antara Zuhai dengan Macau waktu itu antriannya sekitar ribuan orang….. dan tidak pernah aku temuin antrian imigrasi yang seperti itu sampai sekarang. Waktu tiba giliranku, staff imigrasi lama sekali klak klik komputernya sampai orang2 yg pada ngantri dibelakangku cemberut. Setelah beberapa lama staff tsb sibuk di depan komputernya lalu dia memanggil salah satu temannya dan bertanya sesuatu sambil membawa pasportku. Dan akhirnya mereka menyuruh aku duduk dan menunggu di tempat lain karena antrian semakin bertambah. Aku dengar sekilas bahwa mereka lagi cari daftar/ list untuk orang Indo…. Wah jangan-jangan list buronan,hiks. Setelah 15 menit baru pasporku dikembalikan dan mereka minta maaf karena di computer mereka list pemberian maximum length stay untuk orang Indonesia masih belum ada…. Walah walah gitu toh. Cerita itu tidak bisa aku lupakan karena aku tidak pernah punya masalah dengan Imigrasi kemanapun aku pergi.Sebenarnya Macau adalah bekas jajahan potugis makanya tidak heran jika di sepanjang jalan banyak sekali toko-toko kue, roti yang juga pada jualan susu segar dan gereja-gereja tua dimana-mana. Yang paling mengesankan tentang Macau adalah jalan-jalan sempitnya diantara bangunan-bangunan tinggi kuno dan kusam…. Makanya gak heran kalo nonton formula sangat mengasyikan, apalagi pas nonton standnya dibelokan, seru !. Banyak tempat yang aku sudah lupa disana karena sudah 5 tahun yang lalu dan juga aku cuman tinggal selama 3 hari saja .


1 comment February 21, 2007

Singapore

Singapura terkenal akan singapore sling nya , jadi kalo memang pas ke Singapore pastinya rugi tanpa mencicipi singapore sling yang asli di raffles hotel . Dan kalo mau makan masakan India yang enak gak perlu pergi ke India … kejauhan, so restaurant India nya pan pacific hotel yaitu rangmahal restaurant lebih dari memuaskan, tandoori chicken nya mantab bo … besar, empuk dan ehhhhmmm enyak enyak enyak . Selain dua hal itu … apalagi ya ??? mmhh… Singapore tidak banyak memberikan kenangan yang sanggup membuatku untuk selalu merindukannya…. kecuali pas pengen makan seafood laksa pasti langsung teringat dech


Add comment February 21, 2007

Hongkong


Hongkong termasuk salah satu tempat favoritku walaupun banyak orang yang lebih suka Singapore daripada HK. Banyak wisatawan yang datang ke HK hanya mengunjungi tempat-tempat wisata yang normal saja seperti shopping mall, ocean park atau the peak , sedangkan aku lebih suka jadi hiker. Setiap sabtu dan minggu pasti aku bangun pagi-pagi dan memulai perjalanan hikingku ke beberapa trail yang telah aku rencanakan sebelumnya. Aku paling seneng kalo pas melewati monastery melihat para monk yang lagi nanem sayur atau lagi di puncak bukit duduk-duduk diatas batu sambil melepas capek dengan dikelilingi banyak orang yang tertawa-tawa riang penuh kebebasan… that was amazing . Memandang jauh kehamparan laut biru atau kokohnya batu padas atau melihat anak-anak kecil yang mulai kehausan tetapi masih menari-nari kegirangan sangatlah memuaskan daripada hanya berkeliling kota. Mungkin itu beberapa alasan kenapa aku lebih menyukai Hongkong daripada Singapore yang buatku sangat membosankan.


Add comment February 21, 2007

England

London adalah kota kelahiran hubbyku, tetapi lucunya kami belum sempat untuk jalan-jalan berdua di kota kelahirannya setelah satu tahun setengan kita menikah. Hubby memang sudah 20 th tidak balik kampung, makanya ketika aku cerita banyak tentang London membuat dia teringat kembali masa remajanya dan ingin secepatnya pulang kampung, maklum dia udah kelamaan tinggal di Aussie.

Banyak waktu aku habiskan di London tetapi aku lebih suka english country side seperti Oxford, Windsor, Winchester, Farnham, Bath, dsb. Sebelum weekend tiba aku pasti sudah mempersiapkan untuk ke luar kota yang masih aku bisa jangkau dg mudah dari stasiun Waterloo.


Add comment February 19, 2007

Ma & Dad

Kalo orang bilang bahwa wajahku gak njawani itu mungkin bisa dibenarkan, lha wong aku ini berdarah gado-gado , mamakku saja berdarah Toraja, Jawa dan Belanda sedangkan bapakku berdarah Jawa, Madura dan Arab.

 

Dari kecil aku dan adik-adikku sudah biasa ndengerin mamakku dan bapakku bicara pake bahasa toraja jika mereka berdua merencanakan sesuatu yang tidak perlu kami ketahui, dan dari sinilah akhirnya aku dan adik-adikku sedikit-sedikit bisa bahasa tator. Tetapi jika bahasa Madura mungkin hanya aku di keluarga yang bisa nik sekunik karena ada beberapa temanku yang suka sekali berbahasa madura kalo lagi bercanda sama aku.

 

Sebenarnya wajar sekali kalo aku punya sifat keras dan berani, karena kalo ditinjau dari darah yang diturunkan kepadaku, darahku mengandung Madura dan Toraja yang kedua-duanya adalah pembawa sifat keras.

 

Mamakku seperti ibu kebanyakan, cerewet dan banyak aturan. Sewaktu aku menginjak dewasa aku sempat membencinya karena keluarnya aturan-aturan yang bikin aku tidak bebas. Aku masih ingat satu hal yang bikin aku selalu uring-uringan bila aku sekedar mau jalan-jalan dengan teman2ku, aku wajib memasukkan kaos dalam celana jeansku dan juga harus pake ikat pinggang, jika aku gak nurut berarti aku gak diijinin keluar rumah. Aku juga benci dengan aturan-aturan yg menyangkut cara duduk seorang gadis, cara bicara seorang gadis dan bahkan cara tertawapun harus pake aturan yang diterapkannya. Aku sempat merasakan kebebasan peraturan mamakku ketika aku harus melanjutkan studi yg berarti tidak tinggal serumah lagi dg ortuku ………. tapi itu hanya berlangsung cuman 8 th karena bagaimanapun aku harus berubah ketika aku menikah. Sewaktu aku hidup sendiri, bisa dikatakan aku adalah ce paling cuek, gak pernah dandan dan kemana-mana selalu pake sandal jepit ( kecuali kerja ). Meilan adalah teman satu-satunya yang punya kebiasaan sama denganku seperti jalan-jalan tanpa mandi, hidup tanpa body lotion, berenang tanpa sun block, isi tas tanpa bedak dan lipstick, dan hal-hal jorok lainnya, sedangkan temanku yang lain sepertinya ce banget seperti bu dokter delphi yg takut ketemu pasiennya kalo ke mall tanpa dandan atau mbak Rida yg takut ketemu dosennya.

 

Aku mungkin sempat membenci mamakku tetapi jauh dalam lubuk hatiku, aku sangat berterima kasih atas semua yang pernah mamak lakukan untukku. Ajaran yang masih aku ingat sampai sekarang adalah ajaran tentang how woman should behave, mamak pernah berkata ” walaupun kamu nanti jadi istri jendral , kamulah pelayan suamimu bukan pembantumu ” , kata-kata itu yang sampe sekarang masih melekat dan tak pernah bisa aku lupakan. Mamakku mengajarkan banyak hal yang sekarang sangat membantuku dalam menjalani kehidupanku. Mamakku banyak berpengaruh dalam pola pemikiranku mengenai menjadi seorang perempuan. Jika aku pernah berselisih paham dengannya itu karena kami selalu menginginkan kebaikan untuk kami berdua.


Laki-laki yang sangat mencintaiku dengan tulus adalah bapakku. Bapak adalah tipe orang jawa yang nrimo dan gak banyak ulah. Banyak laki-laki yang semena-mena terhadap wanita tetapi bapakku pasti bukan salah satunya. Mungkin jarang sekali suami yang mau berbagi pekerjaan rumah dengan istrinya, tetapi tidak dengan bapak, beliau mau membantu pekerjaan rumah yang seharusnya adalah pekerjaan istri. Mamakku bilang bahwa bapak tidak pernah sekalipun melayangkan tangannya ke mamak… makanya waktu aku mau minta ijin nikah hanya satu pertanyaan yang diajukan mamak ” apakah kamu yakin kalo David tidak akan menjahatimu?”. Karma mungkin berlaku dalam hal ini, my hubby just exactly the same as my dad. Bapak mungkin kental dengan darah maduranya tetapi bapakku punya hati lebih halus dari orang Jawa.


Add comment February 18, 2007

Mbah Q

Aku panggil mereka mbah Mul dan mbah Sosro. Mbah Mul bukan hanya sebagai ibu dari bapakku ,tetapi mbah Mul punya arti lebih dari seseorang yang biasanya hanya dikunjungi setiap hari raya saja.

Banyak sekali pelajaran tentang hidup yang aku ambil darinya, yaitu bagaimana menjadi perempuan jawa yang selalu terikat dalam aturan, bagaimana aku harus tahu tentang dongeng-dongeng nasional, bagaimana aku harus tahu cara berbicara jawa dan menulis honocoroko, bagaimana aku harus selalu menjadi juara kelas dan tak boleh malas dalam menuntut ilmu, bagaimana aku harus menjaga nama baik keluargaku, bagaimana aku harus mandiri dan berani ketika aku harus sekolah yang jauh dari rumah. Mbah Mul lah yang membuat aku pandai memasak sejak aku umur 12 th, dan hanya mbah mul yang mengajariku berhitung dengan cepat tanpa menggunakan kalkulator, dan hanya mbah Mul yang pertama kali mengajakku untuk pergi tamasya ke Borobudur. Mbah Mul kuanggap guru yang telah mengajariku banyak hal dan juga nenek yang selalu memanjakan cucunya.

Aku suka kalo mbah Mul mengajakku ke pasar sewaktu aku masih kecil atau pergi ke sawah untuk panen padi atau panen kelapa, tapi yang paling kusuka lagi adalah pergi ke kebun belakang untuk makan nanas yang masih mentah… hahaha kita berdua memang cocok kalo soal makan buah yg gak seharusnya dimakan. Kita berdua juga paling hobi bikin rujak buah yang asem dan pedes, dan bila kita gak nemuin buah yang asem untuk dirujak kita gak ragu pake blimbing sayur sebagai buahnya. Mbah Mul juga jago masak, yang paling aku suka adalah pepes kluwak pedo atau dendeng ragi buatannya… sepertinya gak ada orang yang bisa bikin pepes itu seenak buatan mbah Mul.

Banyak sekali kenangan dengan mbahku yang satu ini yang tidak mungkin aku bisa ceritakan semuanya. Aku berterima kasih tentang banyak hal kepadanya dan aku tidak akan seperti sekarang ini jika bukan karena jasa beliau . Beliau menjadikan aku perempuan modern dengan conservative minded, perempuan yang suka sekolah tetapi juga suka dapur. Selamat jalan mbah, semoga Allah SWT melapangkan tempatmu disana dan menjauhkanmu dari siksa kubur dan api neraka, Amien


Add comment February 18, 2007

Bro’s

Faisal adalah adikku yang pertama. Waktu kecil tuch dia cengengnya minta ampyun. Katanya mamakku dia itu yang paling ganteng… maksudku waktu kecilnya, kalo sekarang ….. ??? aku takut mau cerita disini…..soalnya dia yang paling rajin bertengkar sama aku. Faisal kayaknya anak kesayangan mamakku dech… kami sesaudara seringkali iri sama dia. Dia juga yang paling lucu lho…. soalnya kalo habis marah ndak karuan…setelah beberapa menit dan sadar lalu dia ketawa-tawa dan karaokean…. dasar gila. Faisal pinter dagang … apa-apa bisa dijual sama dia…. kalo dia mau belajar dan serius dikit aja, dia pasti pinter. Dia juga sudah lumayan tuch trading forexnya…. tapi ngerokoknya itu yang bikin gak tahan.

Fariet adalah adikku yang kedua. Waktu kecil dia dipanggil ambon sama temen-temennya…. kulitnya gelap dan rambutnya kruwel dan dia suka buat anak tetangga dan saudara nangis. Untuk membuat Fariet happy sangatlah mudah…. kasih makan yang banyak pasti diam dan gak akan ngerepotin. Fariet sukanya merayu ce’ …. rayuannya gombal mukio… aku aja kalo ndengerin kadang geli sendiri. Fariet paling disukai sama anak kecil… aku juga gak tahu kenapa, setiap anak kecil selalu ‘kemantil’ sama dia. Fariet hobinya olahraga dan merayu ce’….. kayaknya itu aja dech yang aku tahu……

Candra adalah adikku yang terakhir… waktu kecil wajahnya mirip sekali kayak orang arab dan sangat pendiam dan pemalu. Temen-temenya tuch kebanyakan cewek tapi kayaknya gak ada yang jatuh cinta tuch sama dia, semua temen ceweknya ngemong dia karena dianggap adik kecil mereka. Dulu hidungnya panjang persis seperti pakistani tapi setelah nabrak pintu … jadi dach hidung burung betet. Dia demen maen gitar tapi gak demen mainin lagu cengeng atau romantic, sebenernya bukan gak demen sich… cuman dia gak bisa aja nyanyinya alias gak pernah bisa hapal dan suaranya pales pales gitu. Akhirnya dia memilih aliran music yg gak butuh suara enak, jadi dech hardcorel pilihannya …..musik yg gak bisa didengerin dan buat telinga kita pekak.


Add comment February 18, 2007


Pages

Categories

Recent Posts

Recent Comments

Abhay Narang on GuestBook
tom panther on GuestBook
Ricky(Nomor Telepon:… on GuestBook
sunarto zulkifli on GuestBook
Daryl Panther on GuestBook

Flickr Photos

Infinity

Phobia

Untitled

More Photos

Links

Archives

Top Posts

Blog Stats

Spam Blocked

Top Clicks