Siapa
April 19, 2007
Aku mendongakkan kepalaku untuk sebuah pengharapan dan impian.
Aku menolehkan kepalaku ke kiri dan ke kanan untuk sebuah pembelajaran.
Dan aku menundukan kepalaku untuk sebuah perenungan.
Ketika aku mendongakkan kepalaku, aku bukanlah siapa-siapa.
Ketika aku menolehkan kepalaku, aku tahu aku hidup dengan siapa-siapa.
Dan ketika aku menundukkkan kepalaku, aku sadar bahwa aku terlalu sombong untuk siapa-siapa.
Entry Filed under: Diary. .
3 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed



1.
nila | April 21, 2007 at 7:04 pm
nice posting jeng…….!!
met malem mingguan yak
2.
joni | April 27, 2007 at 1:12 am
keren.. kontemplasi-nya.
salam kenal juga mbak.
eh.. siapa menang chelsea sama liverpool semalem?
3.
endang | April 30, 2007 at 6:53 am
bener jeng…. kebanyakan org tdk menyadari bahwa dirinya bukan siapa2, atau dgn siapa2, dan sombong utk siapa, tapi malah jadi ingin lbh dari siapa yg dibawah, tak mau disaingi dgn siapa di kanan kirinya, dan mengecilkan siapa2 yg dibawah …